Upgrade Budaya Mutu, Teknik Informatika UNIPMA Benchmarking ke Universitas Ahmad Dahlan
YOGYAKARTA - Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) melakukan benchmarking budaya mutu ke Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Teknik Informatika UNIPMA untuk memperkuat budaya mutu sekaligus memperoleh referensi dalam pengembangan tata kelola program studi, pembelajaran, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.
Benchmarking tersebut diikuti oleh 15 dosen Program Studi Teknik Informatika UNIPMA, termasuk Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika, Yoga Prisma Yuda, S.Kom., M.Kom. Selain dosen, kegiatan ini juga diikuti dua tenaga kependidikan, yakni tenaga tata usaha (TU) dan laboran.
Rombongan Teknik Informatika UNIPMA diterima oleh jajaran Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan dan sharing pengalaman dari dekan, dosen, serta tenaga kependidikan Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Industri UAD.
Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk saling bertukar pengalaman mengenai penerapan budaya mutu di lingkungan program studi.
Bagi Teknik Informatika UNIPMA, benchmarking tidak sekadar menjadi agenda kunjungan akademik. Kegiatan ini diarahkan untuk mendapatkan gambaran praktik baik yang dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program studi ke depan.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Teknik Informatika UNIPMA diharapkan dapat memperoleh wawasan baru terkait pengelolaan program studi yang efektif, penguatan sistem penjaminan mutu, serta strategi peningkatan kualitas layanan akademik dan nonakademik.
Dengan langkah tersebut, Teknik Informatika UNIPMA tidak hanya berupaya menjaga kualitas yang telah dibangun, tetapi juga terus melakukan upgrade agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, dan tantangan pendidikan tinggi di masa depan.
